Posts

"SAYA MERASA SAYA WANITA JAHAT, TIDAK TAHU DIRI & TAK PUNYA HATI"

Untuk kesekian kalinya, saya bersyukur jika ternyata video saya dapat membuka hati perempuan-perempuan di luar sana baik yang sedang berjuang, maupun yang sedang khilaf. Membuat mereka berani untuk bangkit dan mengambil keputusan yang besar, untuk bangkit dan tetap kuat untuk bertahan, bahkan untuk bangkit dan tetap kuat untuk meninggalkan.. Alhamdulillah..  Beberapa hari yang lalu, tepatnya 28 Juni 2017, saya menerima email dari seseorang yang mengaku bernama Icha. Mba Icha ingin saya membagikan kisah hidupnya yang awalnya dipoligami, kemudian bercerai, lalu jatuh cinta pada laki-laki yang tidak seharusnya, hingga akhirnya menyadari kesalahannya dan meninggalkan laki-laki itu.. Dear mb ana Panggil aja nama saya icha , taun lalu saya lihat vidio mb , posisi saya waktu itu sama seperti mb suami saya jujur pd saya berpoligami dengan teman saya sendiri . Setiap saya lihat vidio mb saya selalu nangis nasib kita sama , saya merasakan apa yang saya rasakan . Tapi setengah taun lalu saya ...

SAYA MUNDUR..

Image
Cerita yang tidak biasa datang dari seorang perempuan tadi subuh.. Perempuan itu bernama Novi. Atas permintaannya sendiri, Novi tidak ingin identitasnya disamarkan. Dia sekaligus ingin menyampaikan permohonan maaf kepada seorang perempuan, seorang istri, seorang ibu dari anak-anak yang suaminya pernah dia cintai, yang hampir membangun istana 'kedua', sampai akhirnya Novi menonton video saya, lalu kemudian mengambil keputusan.................... ***** assalamualaikum wr wb.. salam untuk semua pembaca, salam dengan suhu 24°c di kota banjarbaru, kalimantan selatan... saya kerahkan seluruh keberanian untuk juga ikut membagikan pengalaman saya yg mungkin akan 'di nyinyirin' oleh para pembaca... tidak banyak harapan saya dari berbagi 'aib manis' ini... saya hanya berharap, semoga bermanfaat untuk saudara2 di luar sana yg mungkin saja sedang berada di posisi yg pernah saya rasakan tahun lalu... posisi yg berseberangan dengan ka ana... posisi untuk menjadi istri ke dua....

KAMI TIDAK MERINDUKAN SURGA

Ketika kalian bilang kami telah berada di depan pintu surga, sesungguhnya yang kami lihat bukanlah pintu surga, melainkan pintu neraka.  Seperti itu kiranya sedikit gambaran "indah"nya poligami. Indah bagi kalian, tapi nestapa bagi kami. Tidak, bukan kami menentang hukum Allah.  Jangan dikira semudah mengucap kata "ikhlas" di bibir lantas semudah itu pula melihat orang yang kami cintai bercumbu mesra bersama wanita lain!  Oh TIDAK, TIDAK SEMUDAH ITU. Dan lagi-lagi bujuk rayu kalian untuk meredam api cemburu dan gejolak di hati kami,  "Sabar sayang, Surga untukmu.."  Aah, sudahlah, kami tak lagi menginginkan "Surga" itu.. Karena bagi kami, cinta tidak untuk dibagi. (SUARA HATI ISTRI-ISTRI KORBAN "POLIGAMI")

SUAMI, PIKIR 1000000x SEBELUM POLIGAMI

Image
7 April kemarin dapat DM dari seorang perempuan, katanya.. "mba...maaf ya, sy ingin bertnya....  suami sy ingin polygami..  skrg ini sy sudah sangat ikhlas skalii.... apakah ikhlas itu akan ttp trjaga nanti??  ataukah hanya akan bertahan beberapa wktu..  iyaa sihh..cemburu itu pasti mba.... hikssss..  tp apa daya suami sy inginkan itu.. apa yg harus sy lakukakn mba...hikss" *****  Reaksi awal saat membaca DM nya.. 🤔 Katanya sudah sangat ikhlas sekali, lalu? Toh kalau sudah sangat ikhlas sekali untuk apa beliau bertanya lagi ke saya.. Eemmhh, gimana ya membahasakannya.. 🤔 intinya kalau sudah ikhlas, masalahnya apa? Kenapa?  Oohh, ternyata beliau masih ragu.. hhmm.. saya bilang, mba' salah kalau curhat atau minta pendapat ke saya, karena saya pasti akan memberikan jawaban atau saran yang pastinya akan  MENOLAK UNTUK DIPOLIGAM I, sedangkan beliaunya bilang "sudah sangat ikhlas......" tapi masih ragu (?) Saya meminta beliau untuk berkonsultasi kepad...

"Bapak, Mama, Jangan Bercerai.."

Image
"Sisterr, seandainyaa mama ku punya pikiran sprti kita 😔😭" ***** Biasanya pesan-pesan yang masuk di Inbox atau Direct Message saya itu hampir semuanya "Curahan Hati Seorang Istri", sudah pernah saya bahas di postingan saya sebelumnya. Meskipun ini bukan kali pertama, tapi jaraaaang bangeet dapet curhatan kayak gini.. Saya mengenal Masrischa (nama samaran) di Makassar. Perempuan 20th-an yang cerdas, penuh semangat, pekerja keras, dan murah senyum. Sekitar pertengahan tahun lalu, saya membuat janji untuk ketemuan dengan Marischa. Kami sepakat bertemu di salah satu restoran makanan cepat saji yang ada di Mall Panakkukang. Sore itu Marischa ternyata tidak datang sendiri, dia bersama perempuan sebayanya, saya lupa namanya.. tapi sebut saja dia, Marline.  Setelah basa-basi, tanya kabar dan lain-lain, akhirnya masuk ke inti pembicaraan.. " Kak.. Bapakku.. " dengan suara tertahan dan mata mulai berkaca-kaca.. " Bapakku, ada lagi perempuan dia temani.. ...

UNTUKMU YANG TERSAKITI

Image
Sebagian besar DM/Inbox yang masuk di instagram dan Facebook saya adalah curahan hati dari para istri yang tersakiti.  90% isinya SAMA. Mereka dikhianati/diselingkuhi. Suami mereka ingin menikah lagi sementara mereka tidak bisa berbuat apa-apa, mau melepaskan, tapi mereka begitu mencintai suami mereka, dan juga, ada anak-anak, buah cinta mereka yang masih sangat membutuhkan kasih sayang seorang Ayah. Ada yang suaminya ingin menikah lagi karena beberapa tahun pernikahan belum dikaruniai anak. Ada  yang ketahuan diam-diam menikah lagi dan mempunyai anak dari pernikahan itu. Ada pula yang mengambil keputusan untuk berpisah. Meski harus membiayai anak-anaknya sendiri karena nafkah bulanan dari mantan suaminya kadang ditransfer, kadang juga tidak. Kebanyakan mereka bertanya,  BAGAIMANA SAYA MENGHADAPINYA? BAGAIMANA SAYA BISA MELEWATI SEMUANYA? BAGAIMANA SAYA BISA MEMAAFKAN KESALAHAN SUAMI? BAGAIMANA SUPAYA BISA MELUPAKAN KESALAHAN-KESALAHANNYA DAHULU? Mereka bertanya bagaimana...

HADIAH ULANG TAHUN UNTUK IBU

Image
Sabtu malam kemarin ketika saya dan suami sedang dalam perjalanan pulang ke rumah, tiba-tiba suami menggenggam tangan saya, erat sekali.. kemudian dia menghela nafas panjang.. " Mami, sebenarnya beberapa hari ini, ada uang saya tabung.. untuk Ayah sama Ibu.. ", katanya memulai pembicaraan. Dari nada dan cara bicaranya yang hati-hati, sepertinya ada sesuatu yang 'serius' yang ingin dia sampaikan pada saya.. " Hhmm trus ?"  " Emhh, begini Mami.. Saya ndaa tau mau mulai dari mana.. Kita' ingat berapa hari lalu ndaa bisaka tidur? Itu sebenarnya saya ingaat trus Ayah.. Takutka nda bisa bahagiakan Ayah sama Ibu sementara saya ini banyaaak skaaalii kesalahan-kesalahanku sama mereka.. Jadi kepikiranka untuk umrahkan mereka Ramadhan ini.. Ndapapaji Mami? " Lanjutnya, masih dengan nada dan cara bicara yang sangaat hati-hati. " Jadi semenjak itu, saya selalu sisihkan pemasukan tiap harinya Mami.. Saya ingaat Ippho, di setiap seminarnya dia se...